Selasa, 29 September 2015

The Stranger

Terasing itu ketika syariat dianggap aneh oleh masyarakat..
.
.
Suatu hari nanti, aku yakin, Allah 'Azza wa Jalla akan bersamakan aku dengan seseorang yang juga tegar dalam keterasingan..
.
Dan aku berharap Allah 'Azza wa Jalla akan bersamakan aku dengan seseorang yang sama-sama mau belajar terus dan terus tentang islam sampai ajal menyapa "hay, sudah cukup waktumu di dunia ini.. ayo ajak serta ilmu dan amal ibadahmu.. dan tunggu hari penimbangan serta pembalasan.."
.
"Rabbi alhiqnii bis shaalihiin....."

Masih Ada Kah Waktuku

Inna lillahi wa inna ilahi roji'un

Telah meninggal dunia : ... akan disholati di : ...
akan dimakamkan di : ...
setelah sholat : ... Pasti hari ini atau esok,
namamu dan namaku
akan mengisi ... di atas.

Maka perbaiki amal dan ibadah kita.
Isi sisa² umur dengan se-baik²-nya.

Kematian
tidak menanti keistiqomahan dirimu.
Istiqomahlah !
Dan tunggulah kematian.
Pergaulilah manusia
dengan lisan, sikap dan akhlak yang mulia.

Drama 90 menit ...
Sinetron 60 menit ...
Film 130 menit ...
Sholat 5 menit!! Jahannam sepanjang masa..
Sorga sepanjang masa..
Hendaklah akal kita berfungsi !! Teman di WA ratusan orang,,
Teman di phonebook ribuan orang,,
Tetangga di komplek puluhan orang.. Namun..
Ketika kita susah,
kita di kubur sendiri,
inilah realita hidup.. Ternyata yg bermanfaat
hanyalah sholatmu !

Jila Alquranmu berdebu,
maka menangislah !! Karena
barangsiapa meninggalkan membaca Alquran
3 hari ber-turut²,
dia telah mengabaikan Alquran.. Jenazah demi jenazah..
kematian demi kematian,

Berita duka
bagaikan kilatan petir.. Si Fulan tertabrak mobil,
yang lain karena sakit,
yang lain lagi jatuh ketika jalan pagi,
yang lain ketika sedang tidur.. Semuanya
meninggalkan dunia
di belakang punggung mereka.. Kita memakamkannya
di bawah tanah,
Pasti,
akan tiba waktuku dan waktumu.
Maka
siapkanlah bekal
untuk perjalanan
yg tak akan kembali ini.. Jangan menunda taubat,
jangan alasan masih muda,
di pemakaman
tak tertulis di sana "khusus orang tua" ... Hidup di dunia ini hanya 3 hari...
▬ Hari kemarin :
sudah kita lalui dan tak kan kembali,
▬ Hari ini :
kita jalani dan tak kan abadi,
▬ Hari esok :
kita tak pernah tau yg terjadi esok, bisa jadi kita sudah mati.. Maka maafkan,
relakan dengan tulus,,
(Saya), (anda), (mereka)
Pasti mati, pasti pergi... Ya Allah,
kami memohon kepadaMu husnul khotimah,
selamat dengan memasuki SorgaMu
dan terbebas dr api neraka. ...Aamiin .
-Renungan Siang-

dari @ukhtinurani for #percikan

Kaki Juga Aurat Ukhti

Assalamu'alaikum ukhti fillah..
.
Ukhtiku sayang, tau nggak kalo kaki kita juga aurat looh..
emang iya ya? iyaa doong..
kata siapa sih? Ada ko perintahnya di alqur'an dan hadist..
ukhti kan udah pakai gamis sama kerudung, nah kita sempurnain lagi yuk..
Jangan di sepelein yaa..
yuk kita cari kesempurnaan muslimah yang sesuai syariat..
ribet? engga banget kok..
malah bikin kaki makin halus dan terbebas dari sinar matahari..
Allah SWT maha baik yaah sebegitu sayangnya sama makhluk ciptaannya 😊
.
Kita tengok dlu yuk dalilnya::
.
Allah ta’ala berfirman:

يَآأَيُّهَا النَّبِيُّ قُل لأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلاَبِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَن يُعْرَفْنَ فَلاَ يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللهُ غَفُورًا رَّحِيمًا “Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mu’min: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. Al Ahzab: 59)
.
Diriwayatkan dari ‘Aisyah radhiallahu‘anha, beliau berkata,

أَنَّ أَسْمَاءَ بِنْتَ أَبِي بَكْرٍ دَخَلَتْ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيْهَا ثِيَابٌ رِقَاقٌ فَأَعْرَضَ عَنْهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ يَا أَسْمَاءُ إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ تَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلَّا هَذَا وَهَذَا وَأَشَارَ إِلَى وَجْهِهِ وَكَفَّيْهِ

Asma’ binti Abu Bakar pernah menemui Rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam dengan memakai pakaian yang tipis. Maka Rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam pun berpaling darinya dan bersabda, “wahai Asma’, sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haidh (sudah baligh), tidak boleh terlihat dari dirinya kecuali ini dan ini”, beliau menunjuk wajahnya dan kedua telapak tangannya. (HR. Abu Daud 4140, dalam Al Irwa [6/203] Al Albani berkata: “hasan dengan keseluruhan jalannya”)
.
Alhamdulilah
.
dari @ukhtinurani untuk #percikan

Rabu, 23 September 2015

9 Dzulhijjah. Diantara Waktu Mustajab Berdo'a


Sebaik-Baik Do’a, Do’a Hari Arafah

Sebaik-baik do’a adalah do’a hari Arafah -9 Dzulhijjah-. Maksudnya, do’a ini paling cepat diijabahi. Sehingga kita diperintahkan untuk konsen melakukan ibadah yang satu ini di pada hari Arafah, apalagi untuk orang yang sedang wukuf di Arafah.

Dari ‘Aisyah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ “Di antara hari yang Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah hari Arafah. Dia akan mendekati mereka lalu akan menampakkan keutamaan mereka pada para malaikat. Kemudian Allah berfirman: Apa yang diinginkan oleh mereka?” (HR. Muslim no. 1348)

Dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ “Sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari Arafah.” (HR. Tirmidzi no. 3585. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Maksudnya, inilah doa yang paling cepat dipenuhi atau terkabulkan (Lihat Tuhfatul Ahwadzi, 10: 33)

by @kajianislam

Selasa, 22 September 2015

💌 KEAGUNGAN HARI DAN PUASA AROFAH BERDASARKAN HADITS-HADITS SHOHIH

Minggu, 13 September 2015

SMILE ITS A SUNNAH


Assalamu'alaikum
Selamat Hari Seniin Ukhti ku sayang..
Apa kabar imanmu hari ini? semoga semakin bermujahiddah untuk terus istiqomah di Agama Islam yang Sempurna ini yaaa..
Walaupun hari senin...tapi jangan beteee yaaaa..hihi

Senyuum duluu doong 😊

“Senyummu terhadap wajah saudaramu adalah sedekah” (HR. Tirmidzi 1956)

Hadits ini juga dalil bahwa senyum itu merupakan sedekah. Walhamdulillah, betapa Allah itu Ar Rahim, sangat penyayang kepada hamba-Nya. Karena ternyata sedekah itu tidak harus dengan uang atau harta benda. Cukup menggerakkan otot wajah dan bibir, membentuk sebuah senyuman, seseorang sudah bisa bersedekah. Betapa banyak orang yang ditemui setiap hari sehingga betapa banyaknya sedekah yang dilakukan jika kita mempraktekan akhlak mulia ini.

Rasul Allah (sal Allahu alaihi wa sallam) said: “Make things easy! And do not make them complicated! Be cheerful! And do not be repulsive.”

Andai anda berat untuk tersenyum, setidaknya janganlah bermuka masam, kecut, sinis kepada orang lain. Sekedar memasang muka yang cerah, itu sudah dihitung kebaikan dalam Islam. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “Janganlah engkau meremehkan kebaikan sekecil apapun, walaupun itu berupa cerahnya wajahmu terhadap saudaramu” (HR. Muslim, no. 2626)

just gotta keep on smilin!!!! its A Sunnah 😊

Kamis, 10 September 2015

Indahnya Hijrah

Indahnya Hijrah..
Tak pernah menyangka hidayah akan datang padaku
menyapa dengan manis dan lembut
membuatku semakin yakin kasih sayang Allah SWT  begitu besar
nikmat islam ini sungguh membuatku terharu
betapa tidak aku bersyukur
Di semester lima aku di sandingkan dengan teman2 yang membuatku bertahan
bertahan atas ujian demi ujian di awal mula aku berhijrah

Sudah banyak proses aku laluli..
kekeliruan dan kesesatan yang dulu pernah aku lewati
kini
semua seakan terang danjelas
islam
terasa begitu indah begitu tentram
membuatku semakin cinta

Seperti baru dilahirkan kembali
banyak hal yang harus aku cari
bekal ilmu untuk akhiratku
bekal amal untuk timbanganku
semua hal yang dulu tak pernah terpikir dibenakku


Sekarang,
aku tak  malu lagi pakai khimar gombrang dan panjang
aku tak ragu lagi memakai rok dan gamis setiap hari
aku tak takut lagi dibilang aneh
aku tak terobsesi akan dunia
aku tak terobsesi cinta
aku tak bosan lagi duduk di majelis ilmu berjam-jam
aku tak mengapa dibilang asing

Aku cinta Allah, aku sangat mencintaiNya..
seluruh hidup yang aku miliki
Akupun sangat mencintai Rasullku
semua akan kucoba mengikuti tuntunan sunnah






Bismillah..

Tuba lil Ghuroba
Insyaa allah

#Ukhtinurani


Rabu, 09 September 2015

Stop Music Play Murottal

Pahala orang mendengarkan bacaan Al Qur’an dengan jelas dalam surat (7) Al A’raaf ayat 204 dijelaskan:

“Dan apabila dibacakan Al Qur’an, maka dengarkanlah (baik-baik) dan perhatikanlah dengan tenang, agar kamu mendapat rahmat.”

Mendengarkan bacaan Al Qur’an dengan baik dapat menghibur perasaan sedih, menenangkan jiwa yang gelisah dan melunakkan hati yang keras, serta mendatangkan petunjuk. Itulah yang dimaksudkan dengan rahmat ALLAH, yang diberikan kepada orang yang mendengarkan bacaan Al Qur’an dengan baik. Demikian besar mu’jizat Al Qur’an sebagai wahyu ILAHI, yang tak bosan-bosan orang membaca dan mendengarkannya. Malahan semakin sering orang membaca dan mendengarkannya, semakin terpikat hatinya kepada Al Qur’an;
Bila Al Qur’an dibaca dengan lidah yang fasih, dengan suara yang baik dan merdu akan lebih memberi pengaruh kepada jiwa orang yang mendengarkannya dan bertambah imannya.
Bagaimana keadaan orang Mu’min tatkala mendengarkan bacaan Al Qur’an itu, digambarkan oleh firman ALLAH:

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu, hanyalah mereka yang apabila disebut (nama) ALLAH, gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Nya, bertambahlah iman mereka karenanya dan kepada Robb lah mereka bertawakkal.”
*QS Al Anfaal

 Hasil analisis kajian dari riset yang dilakukan Siwi Sri W.; Antok Supriyanto P. M.; Puteh Noer Mahlawi dari Universitas Diponegoro tentang Relaksasi dan Spiritual Care: Terapi Audio dengan Murottal Al Quran Sebagai Terapi Inovasi Baru dalam Manajemen Perawatan Pasien Amuk di Rumah Sakit Jiwa menunjukkan bahwa pasien amuk membutuhkan teknik relaksasi yang dapat mereka lakukan tanpa harus berperan aktif didalamnya. Perlakuan ini dapat mereka dapatkan dengan relaksasi audio/suara dengan dasar bahwa suara dapat digunakan untuk merelaksasikan otot dan pikiran. Terapi ini dapat dijadikan sebagai terapi relaksasi yang efektif bagi pasien amuk. Terapi audio dengan murottal Al Quran juga membantu memenuhi kebutuhan spiritualitas pasien yang beragama Islam.

- ukhtinurani

Senin, 07 September 2015

TARBIYAH DZATIYAH



Tarbiyah Dzatiyah
adalah sejumlah sarana Tabiyah (pembinaan), yang diberikan orang muslim, atau muslimah, kepada dirinya, unuk membentuk kepribadian islami yng sempurna di seluruh sisinya : ilmiah, iman, akhlak, sosial, dan lain sbagainya, dan naik tinggi ke tingkatan kesempurnaan sebagai manusia.





 PENTINGNYA TARBIYAH DZATIYAH

a. Menjaga diri mesti didahulukan daripada menjaga orang lain
“Hai orang-orang ya beriman jagalah diri dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu “( At Tahrim:6)
b. Jika Anda tidak mentarbiyah (membina diri Anda), siapa yang yang mentarbiyah Anda?
“(Ingatlah) Hari Allah mengumpulkan kalian pada hari pengumpulan” (At Taghabun:9)
c. Hisab kelak bersifat Individual
“dan setiap mereka datang kepada Allah pada hari kiamat dengan dirinya sendiri” (Maryam:95)
d. Tarbiyah Dzatiyah lebih mampu mengadakan perubahan
Seseorang tidak dapat meluruskan esalahan-kesalahannya atau aib-aibnya dengan sempurna dan permanen jika ia tidak melakukan upaya perbaikan ini, dengan Tarbiyah Dzatiyah, karena ia lebih tahu diri sendiri dan rahasianya.
e. Tarbiyah Dzatiyah adalah sarana tsabat (tegar) dan istiqomah
 Perumpamaan Tarbiyah Dzatiyah ialah seperti pohon, yang jika akar-akarnya menancap kuat di bumi, maka pohon tersebut tetap kokoh, kendai terkena angin dan badai.
f. merupakan dakwah yg efektif, krna tau kebutuhan diri sendiri
g. membentuk pribadi yg berkarakter

SARANA-SARANA TARBIYAH DZATIYAH

1. muhasabah “Hai orang-orang yang beriman, bertakwlah kepada Allah dan hendaklah setiap diri mmperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)”(Al Hasyr: 18)
2. tobat
3. mencari ilmu dan menambah wawasan (tamak akan ilmu)--> hadiri ta'lim dll
harus niat lurus dan ikhlas karena allah
4. menambah amalan iman wajib&sunnah
5. memperindah akhlak
6. melibatkan diri aktivitas dakwah
7. mujahaddah (bersungguh2)
8. berdoa dengan tulus. “Iman pasti lusuh di hati salah seorang dari kalian, sebagaimana pakaian itu lusuh. Karena itu, mintalah Allah memperbaharui iman di hati kalian” (HR. Ath Thabrani)

By: @ukhtinurani #percikan @pedulijilbab
Ref Buku: "Tarbiyah Dzatiyah" Abdullah Bin Abdul Aziz